RIAU-LR
Pemaparan tentang tindak lanjut hasil tim Korsupgah KPK dan BPKP ini di
sampaikan pada acara semiloka dan deklarasi Laporan harta kekayaan calon
kepala daerah di balai Serindit.Gedung daerah prop.Riau.Pekan baru(rabu/3/12). PJ
Bupati INHU H.kasiarudin menyampaikan pemaparan tentang rencana aksi dan tindak
lanjut hasil Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi(Korsupgah) KPK dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan(BPKP).
Acara yang di
buka Plt Gubernur Riau Arsyadjulian Rahman di hadiri wakil ketua KPK Zulkarnain,Deputi bidang penyelengaraan keuangan daerah BPKP Dadang Kurnia.pimpinan DPRD
Riau,Bupati dan walikota di seluruh prov Riau,ketua BPKP prov Riau,ketua KPU
Riau serta pejabat dan anggota DPRD sepropinsi Riau.
Pada acara tersebut hanya ada dua kabupaten yang melakukan pemaparan
terkait tim Korsupgah yaitu kabupaten INHU dan Kabupaten Bengkalis,dimana dua
daerah ini menjadi contoh pelaksanaan monitoring dan evaluasi oleh tim
korsupgah di prop Riau th 2015. Dari dua daerah tersebut terdapat kesamaan
hasil temuan dan telah di tindaklanjuti melalui rencana aksi sebagai upaya
perbaikan.
Selanjutnya Bupati inhu H Kasiarudin juga mengucapkan terimakasih
kepada KPK dan BPKP yang telah melaksanakan korsupgah di kab INHU sebab
program ini menekankan pada upaya pencegahan terhadap tindak pidana
korupsi.sehingga kedepan hasil dari korsupgah dapat di jadikan acuan dalam
melaksanakan berbagai program kegiatan,sehinga seluruh pejabat dan PNS di
lingkungan pemkab INHU dapat bekerja dengan tenang dan nyaman tanpa ada
kehawatiran acaman pidana.
Sementara itu wakil ketua KPK menyampaikan apresiasi kepada kab Inhu
dan kab Bengkalis yang telah melakukan tindak lanjut dari hasil korsupgah. Hal
ini menunjukan keseriusan pemerintah daerah dalam upaya perbaikan terutama
mencegah terjadi tindak pidana korupsi
Zulkarnain juga mengatakan Korsupgah di lakukan untuk mendorong agar
pengelolaan APBD sesuai aturan yang berlaku mengenditifikasi resiko dan penyimpangan
pengelolaan APBD menurunkan potensi korupsi dan perbaikan kelola APBD
termasuk pengelolaan pendapatan.kegiatan ini sekaligus untuk menimbulkan
kesadaran masyarakat dan pemangku kepentingan agar memilih integritas dalam
mencegah korupsi.sebab tugas KPK tidak hanya penyelidikan.penyidikan.penututan
di sidang pengadilan.tapi yang lebih penting adalah koordinasi.supervisi dan
monitoring sebagai upaya pencegahan.jelasnya*(and)

No comments:
Post a Comment