BANYUWANGI_Lintas Republik.
Proyek pantai Boom yang menelan ratusan miliar di Sinyalir banyak
masalah.Proyek yang beralokasi di Pantai Boom Banyuwangi itu di kerjakan oleh
PT. Berkah Jaya Technik KSO, yang pengerjaanya terkesan asal-asalan. Tidak
hanya itu,sulitnya pihak PT. Berkah Jaya technic untuk bisa ditemui apalagi di
wawancarai prihal Proyek yangbsedang di kerjakan telah memunculkan kecurigaan
di tengah Masyarakat,padahal yang namanya Proyek yang di biayai Anggaran
Pemerintah harus menjamin Transparasi,tidak boleh sedikitpun ada upaya menutup
nutupi,setidaknya memberikan kemudahan Akses informasi bagi wartawan yang ingin
Konfirmasi atau memberitakan Proyek tersebut.
Dan kenpa Proyek Pantai Boom sangat tertutup banyak pihak menenggarai
Proyek tersebut " BODONG " alias penuh dengan ketidak jelasan,pada
saat Media Lintas republik terjun di Lokasi proyek tidak ada satupun pihak yang
bersedia di mintaki keterangan. Padahal banyak ke janggalan di dalam pengerjaan
Proyek miliaran yang di Gelontorkan oleh Pemerintah Provensi Jawa Timur
tersebut.
Proyek yang Anggaranya mencapai angka Rp.89.764.000.000,- atau hampir 90 Miliar rupiah itu tidak sebanding dengan Kwalitas Proyek,banyak Bahan Material yang asal-asalan di pasang. Antara lain Paving yang tidak sesuai dengan Standart kwalitas yang di tentukan, terbukti pavingya banyak yang kita temui Retak-retak seperti barang "sortiran" belum lagi berbicara masalah Material yang asal-asalan pengerjaanya, contoh yang bisa di lihat Pavibg tidak di lapisi tanah urug melainkan langsung di paving di atas Pasir laut.
Ketika team media LR ini mencoba
konfirmasi di Kantor PT.Berkah Jaya Technik hanya di temui oleh pihak yang
tidak bertanggung jawab. Orang yang memperkenalkan dirinya bernama Cokro salah
satu pihak PT. B.J.T dengan tidak menampilkan keramahan sama sekali menjawab
sekenanya stiap pertanyaan yang di lontarkan oleh awak media ini. Mengenai
kenapa paving yang di pasang tidak standart di jawab oleh Cokro ? Paving itu
sudah kuat terbukti sudah di lewati Truk trailer tidak apa-apa ungkapya !
Padahal jawaban itu tidak sesuai dengan Fakta di lapangan, paving itu jelas
kwalitasnya jelek mau di lewati Trailer sebesar apapun ya tetap jelek. Apa
begitu analisa seorang Kontraktor???
Belum lagi material pengurukan yang tidak jelas Supliernya, apakah merupakan Penambang Galian C yang sudah mengantongi ijin apa belum ? Anehnya staf PT. Berkah Jaya Technik tersebut mengaku tidak tahu padahal ini sangat penting dan sangat Prinsip berkaitan dengan Bodong dengan tidak Bodong Proyek tersebut. Kalau ternyata pihak Kontraktor menggandeng Suplier Material dari Penambang Galian C Ilegal maka Proyek tersebut ikut termasuk ber KONGKLIKONG melegalkan barang Ilegal dan ini sudah masuk ranah melawan HUKUM yang di duga bertujuan merugikan Anggaran Negara.
Sebagaimana hal tersebut di tanggapi oleh Tokoh LSM Banyuwangi Corrution Watch ( BCW ) yang bernama Masruri menyatakan " kalau ternyata Kontraktor itu terbukti menggandeng Penambang Galian C ilegal dalam pengadaan material maka sudah bisa di katakan perbuatan itu merupakan perbuatan tindak pidan korupsi ( TIPIKOR ) " di saat bertemu koran ini..[ Yoyok Team..]

No comments:
Post a Comment