Koran Republik News

Sunday, October 25, 2015

Jatah Raskin Tak Layak Konsumsi Keluhkan Warga Nganjuk

Nganjuk_LintasRepublik
Ironis apa yang di alami warga masyarakat Nganjuk,Beras untuk rakyat miskin atau raskin yang seharusnya bisa membantu rakyat miskin tapi tak layak konsomsi masih banyak diterima masyarakat. Dengan beras subsidi pemerintah yg seharusnya bisa membantu warga miskin justru meresahkan ,karena kwalitasnya jelek.Hal sering ini sering terjadi ditiap-tiap daerah. Seperti halnya raskin yg diterima masyarakat, Desa Lambang kuning Kec.Kertosono Kab.Nganjuk ,pada tgl(21/10)

Kwalitas jelek dengan warna Kekuning-kuningan,pecah2,dan berbau apek.Wargah resah menerima beras raskin yg tak layak konsomsi ini. Pada saat wartawan Lintas Republik kroscek dirumah warga ternyata memang benar beras yg diterima kwalitasnya kurang baik. 

Salah satu warga mengatakan"Nggeh kados ngaten niki mas,beras ingkang ditrami ,nggeh mboten sepindah niki"( ya seperti ini mas beras yang diterima,bukan sekali ini saja). Dengan seringnya masyarakat menerima beras raskin tak layak konsomsi,menunjukan kurangnya pengawasan dari pihak terkait didalam pendistribusianya,termasuk pihak desa yg harus tegas menolak apabila didapati beras raskin yg tidak sesuai standart. Masyarakat selalu berharap,pemerintah maupaun dinas terkait agar memperhatikan kwalitas beras subsidi yg akan diberikan warga miskin. 

Mengingat besarnya Pemerintah mengeluarkan anggaran Raskin pada tahun 2015 yang mencapai Rp 18,8 triliiun dengan jumlah rumah tangga sasaran (RTS) sebanyak 15.530.897 seharusnya rakyat menerima beras yang layak konsumsi bukan malah sebaliknya. *(Kobud/LR)

No comments:

Post a Comment

Search