Nganjuk_LintasRepublik
Ironis apa yang di alami warga masyarakat Nganjuk,Beras untuk rakyat miskin atau raskin yang seharusnya bisa membantu rakyat miskin tapi tak layak konsomsi masih banyak diterima
masyarakat. Dengan beras subsidi pemerintah yg seharusnya bisa membantu warga
miskin justru meresahkan ,karena kwalitasnya jelek.Hal sering ini sering
terjadi ditiap-tiap daerah. Seperti halnya raskin yg diterima masyarakat, Desa
Lambang kuning Kec.Kertosono Kab.Nganjuk ,pada tgl(21/10)
Kwalitas jelek dengan
warna Kekuning-kuningan,pecah2,dan berbau apek.Wargah resah menerima beras
raskin yg tak layak konsomsi ini. Pada saat wartawan Lintas Republik kroscek
dirumah warga ternyata memang benar beras yg diterima kwalitasnya kurang baik.
Salah satu warga mengatakan"Nggeh kados ngaten niki mas,beras ingkang
ditrami ,nggeh mboten sepindah niki"( ya seperti ini mas beras yang
diterima,bukan sekali ini saja). Dengan seringnya masyarakat menerima beras
raskin tak layak konsomsi,menunjukan kurangnya pengawasan dari pihak terkait
didalam pendistribusianya,termasuk pihak desa yg harus tegas menolak apabila
didapati beras raskin yg tidak sesuai standart. Masyarakat selalu
berharap,pemerintah maupaun dinas terkait agar memperhatikan kwalitas beras
subsidi yg akan diberikan warga miskin.
Mengingat besarnya Pemerintah mengeluarkan anggaran Raskin pada tahun 2015 yang mencapai Rp 18,8 triliiun dengan jumlah rumah tangga sasaran (RTS) sebanyak 15.530.897 seharusnya rakyat menerima beras yang layak konsumsi bukan malah sebaliknya. *(Kobud/LR)

No comments:
Post a Comment