Koran Republik News

Sunday, July 5, 2015

RSUD Kertosono Tingkatkan Pelayanan Dengan Mendatangkan Dokter Spesialis

Dr Agus Pribadi
 Direktur RSUD Kertosono
Nganjuk – LintasRepublik
Keluhan kurangnya dokter spesialis di Kabupaten Nganjuk  menjadi salah satu perhatian pihak RSUD Kertosono . Untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis atau dokter spesialis di RSUD Kertosono . Maka dalam waktu dekat ini pihak dari RSUD Kertosono  akan mendatangkan tujuh  tenaga medis spesialis.  

Menurut Direktur RSUD Kertosono  Dr Agus Pribadi  kepada wartawan  mengatakan, untuk mendatangkan tenaga dokter spesialis ini sebenarnya berbasis kepada kekurangan dan kebutuhan dari RSUD Kertosono.  “Hal ini dikarenakan kami memiliki tenaga yang terbatas dan tuntutan kebutuhan dari masyarakat yang datang berobat atau mengunjungi RSUD Kertosono  sebagai rumah sakit rujukan dari Puskesmas di Kabupaten Nganjuk,” kata Agus Pribadi , Kamis (2/7).

Kata Agus Pribadi, adanya kebutuhan akan tenaga spesialis sebuah terobosan jangka panjang. Beberapa waktu lalu pihaknya melakukan  penanganan masalah kesehatan organ dalam tanpa bedah, seperti diabetes melitus, sakit ginjal, sakit lambung, lever, dll. Ditangani oleh dokter ahli penyakit dalam yang profesional dan berpengalaman dibidangnya serta ditunjang dengan fasilitas yang memadai sesuai dengan kebutuhan pasien, keluhan pasien mengenai penyakit dalam dapat ditangani dengan baik

Menurutnya, beberapa waktu lalu ada Tujuh  dokter spesialis yang telah didatanginya. Ketujuh tenaga medis spesialis yang akan didatangkan tersebut adalah dokter spesialis OBGYN,Anak,Penyakit Dalam,dokter spesialis RADIOLOGI,MATA,THT,BEDAH dan .dokter spesialis FISIOTERAPI,ANASTESI,ORTHOPEDI,PARU .  “Tenaga spesialis ini juga perlu didukung oleh tenaga sub spesialis. Nantinya ini kita gunakan sistem kesepakatan untuk dirancang supaya supaya masyarakat benar - benar merasakan dokter spesialis tanpa terputus,” terangnya.

Dirinya berharap, kedepannya anak-anak Kabupaten Nganjuk yang kuliah terutama yang menempuh pendidikan dokter spesialis di luar dapat meraih gelar, sehingga lima tahun mendatang Kabupaten Nganjuk  tidak perlu mengontrak tenaga medis spesialis dari luar. Karena hingga saat ini Nganjuk  masih tergantung akan kebutuhan tenaga spesialis dari luar.,” pungkasnya.*(kus/adv)

No comments:

Post a Comment

Search