Proyek hasil pengerjaan dari salah satu kontraktor rekanan Dinas Pekerjaan Umum Pengairan kabupaten Jombang cv. Berkah Insani terkesan asal-asalan
Jombang,LR Senin 9 Februari 2015
Rupanya pemandangan seperti ini sudah tidak asing lagi di negeri yang menjunjung tinggi norma dan adat ketimuran yang kental, dan kebiasaan melihat pemandangan yang tak beres seperti ini seakan menjadi budaya dan anehnya lagi kelambanan pemerintah dalam melaksanakan monitoring hasil pengerjaan proyek melalui instansi terkaitnya memang terkesan seakan – akan menutup mata, rupanya peran masyarakat sangat benar – benar di butuhkan untuk melaporkan bila menemukan ketidak beresan dari setiap pengerjaan ( proyek pemerintah )
Seperti yang terpampang pada gambar yang berhasil di kantongi oleh salah satu awak media berikut ini, adalah dinding tanggul plengsengan sungai yang terletak di bawah sebuah jembatan jalan alternative Mojoagung – Malang, Mojoagung - Kediri tepatnya di desa Catak Gayam kecamatan Mojowarno, tampak pada gambar lobang pengeroposan (amblasnya sebagian ) dinding tanggul plengsengan tepat di bawah jembatan sisi kiri ( dari arah utara ).

Proyek hasil pengerjaan dari salah satu kontraktor rekanan Dinas Pekerjaan Umum Pengairan kabupaten Jombang cv. Berkah Insani yang di kepalai oleh Imam Hambali, menurut masyarakat sekitar memang pengerjaannya terkesan asal – asalan, di duga ada penyelewengan anggaran karena pengerjaannya tanpa di sertai papan anggaran, bagaimana bisa begitu, sebut saja Amin ( warga sekitar jembatan ) saat di temui awak media di sekitar lokasi mengatakan “saya sendiri heran mas, plengsengan yang baru selesai di kerjakan beberapa minggu sudah timbul keretakan sehingga timbul lobang menganga dan amblasnya dinding plengsengan seperti itu, jadi ya belum genap sebulan lah mas pengerjaannya, dan anehnya lagi setiap pengerjaan proyek kok musti musim penghujan apa lagi ketika musim hujan debit air di sungai ini mencapai di atas separo pondasi tanggul plengsengan bahkan bisa mencapai hampir menyantuh bibir tanggul plengsengan bila curah hujannya tinggi, jadi ya otomatis dinding plengsengan yang baru dibangun tersebut belum kering betul harus bersinggungan dengan arus sungai, to mas.”
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pengairan kabupaten Jombang Arif Gunawan membenarkan adanya ambrolnya dinding tanggul plengsengan sungai di desa Catak Gayam kecamatan Mojowarno tersebut saat di konfirmasi awak media di ruang kerjanya, beliau berjanji akan menindak lanjuti keadaan tersebut dan akan memanggil kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut cv. Berkah Insani dan beliau juga meminta waktu sekitar satu bulan untuk mengkondisikan pengerjaan kembali plengsengan tersebut(hsb/LR)
No comments:
Post a Comment