Koran Republik News

Saturday, December 5, 2015

Pencarian Kayu Bakar Penyumbang Kerusakan Hutan

Nganjuk,Lintas Republik
Di era globalisasi saat ini,masalah lingkungan kurang menjadi perhatian,padahal lingkungan sangatlah penting bagi kelangsungan mahluk hidup dibumi. Pencarian kayu bakar (rencek) juga membantu terjadinya kerusakan hutan.hal ini banyak terjadi dibeberapa wilayah di kab.Nganjuk.sebagian besar masyarakat yang hidup dipinggiran hutan, bekerja sebagai pencari kayu bakar.tanpa memperdulikan keadaan hutan yang semakin memperhatinkan.

Contohnya di desa sambikerep kec.Rejoso Kab. Nganjuk .untuk memenuhi kebutuhan hidupnya mereka mencari kayu bakar(rencek).Mulai dari kapasitas kecil sampai yang berkapasitas besar.

Dari penelusuran wartawan LR,bahwa kayu2 tersebut banyak dijual keluar wilayah dengan kapasitas yang cukup besar. Setiap hari bisa mencapai 10 - 15 rit colt pic up.sepertinya pemerintah bersama pihak perhutani harus menertibkan kondisi ini. Dari beberapa orang yang ditemui wartawan LR mengemukakan " pekerjaan ini sudah dilakukan warga ,selama bertahun-tahun mas,jadi untuk pindah kerjaan sulit,dan hasilnya belum tentu mencukupi". Itu yang menjadi alasan warga sekitar hutan.


Sebenarnya banyak program2 dari Perhutani yang disosialisakan kepada masyarakat,tetapi masih belum bisa secara maksimal diterima warga.pendekatanpun dilakukan oleh pihak perhutani.mantri hutan yang ditemui wartawan mengatakan " setiap hari kami berusaha mendekati masyarakat,agar mau ikut membantu menjaga kelestarian hutan". Keadaan seperti ini sangat delematis. Bagi petugas perhutani. "kami sangat berharap agar masyarakat sadar,melihat keadaan hutan seperti sekarang ini" lanjutnya. Kerusakan hutan akan merugikan masyarakat itu sendiri dimasa yang akan datang. ( Kobud/Lr)

No comments:

Post a Comment

Search