Nganjuk,Lintas Republik
Di era globalisasi saat ini,masalah lingkungan kurang menjadi
perhatian,padahal lingkungan sangatlah penting bagi kelangsungan mahluk hidup
dibumi. Pencarian kayu bakar (rencek) juga membantu terjadinya kerusakan
hutan.hal ini banyak terjadi dibeberapa wilayah di kab.Nganjuk.sebagian besar
masyarakat yang hidup dipinggiran hutan, bekerja sebagai pencari kayu
bakar.tanpa memperdulikan keadaan hutan yang semakin memperhatinkan.
Contohnya di desa sambikerep kec.Rejoso Kab. Nganjuk .untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya mereka mencari kayu bakar(rencek).Mulai dari kapasitas kecil
sampai yang berkapasitas besar.
Dari penelusuran wartawan LR,bahwa kayu2 tersebut banyak dijual keluar
wilayah dengan kapasitas yang cukup besar. Setiap hari bisa mencapai 10 -
15 rit colt pic up.sepertinya pemerintah bersama pihak perhutani harus
menertibkan kondisi ini. Dari beberapa orang yang ditemui wartawan LR mengemukakan
" pekerjaan ini sudah dilakukan warga ,selama bertahun-tahun mas,jadi untuk
pindah kerjaan sulit,dan hasilnya belum tentu mencukupi". Itu yang menjadi
alasan warga sekitar hutan.
Sebenarnya banyak program2 dari Perhutani yang disosialisakan kepada
masyarakat,tetapi masih belum bisa secara maksimal diterima warga.pendekatanpun
dilakukan oleh pihak perhutani.mantri hutan yang ditemui wartawan mengatakan
" setiap hari kami berusaha mendekati masyarakat,agar mau ikut membantu
menjaga kelestarian hutan". Keadaan seperti ini sangat delematis. Bagi
petugas perhutani. "kami sangat berharap agar masyarakat sadar,melihat
keadaan hutan seperti sekarang ini" lanjutnya. Kerusakan hutan akan
merugikan masyarakat itu sendiri dimasa yang akan datang. ( Kobud/Lr)

No comments:
Post a Comment