Nganjuk,LintasRepublik_Standar pelayanan bidang pendidikan yang
transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab patut dipertanyakan di SMA Negeri
1 Patianrowo Kabupaten Nganjuk. Mengapa bisa demikian? Ini terbukti dengan
terpampangnya tulisan STOP PERS di buku tamu yang ada di sekolahan tersebut,
hal ini diketahui setelah salah seorang wartawan dari Lintas Republik (LR) saat
hendak melakukan tugas jurnalistiknya di SMA tersebut.
Sungguh mengherankan dan tidak sepatutnya pihak
sekolah SMA Negeri 1 Patianrowo melakukan tindakan tersebut. Disamping sebagai
sosial kontrol dan mitra kerja, adanya seorang wartawan dalam lingkungan
pendidikan erat kaitannya dengan meningkatnya perkembangan pendidikan di negeri
ini.
Awal cerita saat seorang wartawan LR yang berinisial SN datang disekolah tersebut
untuk meminta konfirmasi terkait proses penerimaan siswa murid baru. Akan tetapi saat akan mengisi buku tamu,
terpampang kliping yang bertuliskan STOP PERS. Seketika itu juga bagian Humas
SMA Negeri 1 Patianrowo yang bernama Bayu celingukan dan berusaha ramah pada
wartawan Koran ini, saat wartawan Koran ini mempertanyakan siapa yang
menempelkan klipingan tersebut Bayu hanya menggelengkan kepala pertanda dirinya
juga tidak tahu. “ Saya
tidak tahu siapa yang menempelkan tulisan itu.” Ujarnya.
Sedangkan saat ditanya
keberadaan Kepala Sekolah (Kasek.red), Bayu juga menjawab, “ Bapak sedang tidak
ada ditempat.” sambungnya. Bayu mengakui bahwa persoalan ini memang kesalahan
dari pihak sekolah, akan tetapi dengan adanya tulisan tersebut di buku tamu
membuat SN bertanya apa maksud daripada pihak SMA Negeri 1 Patianrowo dengan
kejadian ini, hingga berita ini ditulis, pihak dari Dinas Pendidikan dan Olah
Raga Kabupaten Nganjuk juga Kasek belum bisa ditemui untuk diminta
konfirmasinya. Bersambung .....(SN/LR)
No comments:
Post a Comment