Koran Republik News

Wednesday, March 4, 2015

Peran Muslimat NU dalam Pengembangan SDM

Mojokerto, Lintas Republik 

Puncak hari ulang tahun Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ke-69 di Kota Mojokerto berlangsung hari ini Rabu (18/2). Bertempat di GOR Seni Kota Mojokerto, sekitar 2000 ibu-ibu anggota organisasi kewanitaan NU datang memadati gedung milik pemkot itu. Acara dilangsungkan juga dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H.



Walikota Mojokerto Mas’ud Yunus yang membuka acara ini atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Mojokerto menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun ke-69 Muslimat NU. “mudah-mudahan Muslimat Nahdlatul Ulama kedepan semakin eksis dan semakin jaya. Allahumma Aamiin..,” ucapnya. Walikota Mojokerto Mas’ud Yunus hadir bersama asisten Pemkot Mojokerto. Juga hadir dalam acara ini, Syuriah NU Kota Mojokerto KH Sodikin, Pimpinan Wilayah Muslimat NU Jawa Timur Nyai Hj Fatma Abas, Nyai Hj Uci Nurhidayati, Badan Otonomi NU, Gerakan Organisasi Wanita Kota Mojokerto, TP PKK Kota Mojokerto, Jamaah Pengajian Al Kholifah dan Jamaah Pengajian Al Umahat.

Keberadaan Muslimat Nahdlatul Ulama di Kota Mojokerto telah memberikan kontribusi yang besar terhadap pembangunan dan kemajuan Kota Mojokerto. Khususnya dalam melaksanakan visi dan misi Pemerintah Kota Mojokerto. Utamanya dalam peningkatan sumber daya manusia. Untuk meningkatkan sumber daya manusia, sektor pendidikan dan kesehatan merupakan sektor yang sangat penting.“Ibu-ibu muslimat termasuk telah berperan aktif di dalam melaksanakan program pola hidup bersih dan sehat. Hal ini terlihat dari Kota Mojokerto yang tidak termasuk KLB DBD. Ini berkat ibu-ibu muslimat NU yang rajin nguras jeding dan melaksanakan PSN tiap Jumat,” serunya.

Di sektor Pendidikan, Muslimat NU yang juga memiliki TK dan TPQ, setiap hari Senin malam ibu-ibu Muslimat NU juga berperan dalam Program Kota Mojokerto Berlingkungan Pendidikan. “Ibu-ibu Muslimat NU dan seluruh elemen masyarakat saya ajak turun ke masyarakat untuk ngobrak-ngobrak anak belajar setiap malam. Dan alhamdulillah berkat peran serta masyarakat ini, Kota Mojokerto termasuk 10 daerah di Jawa Timur yang Ujian Nasionalnya lulus 100 persen mulai SD hingga SMA / SMK,” terang Pak walikota. 

Beliau juga menyampaikan terima kasih atas peran serta ibu-ibu Muslimat NU. “Terima kasih dan penghargaan yang tinggi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan warga Kota Mojokerto,” ucapnya.

Walikota Mas’ud Yunus yang juga seorang Kyai menghimbai kepada ibu-ibu Muslimat NU agar anak-anaknya tidak terpengaruh paham-paham radikal. “Hati-hati ibu-ibu, jangan sampai anak-anaknya terkena doktrin yang itu semua bertentangan dengan ajaran ahlusunnah waljamaah. Mari kita ajarkan ajaran ahlusunnah waljamaah yang rahmatan lil’alamin,” himbau Mas’ud Yunus.(team/LR) 

No comments:

Post a Comment

Search