Koran Republik News

Wednesday, December 9, 2015

Giat Upsus Swasembada Pangan Tanam Padi Serentak Di Wilayah Kodim 0805 Kabupaten Ngawi

NGAWI  Lintas Republik
Dinas pertanian kabupaten Ngawi dan Jajaran TNI AD Kodim 0805 Ngawi kembali membantu petani dalam mewujudkan swasembada pangan Nasional. Masuknya musim tanam ini mulai di manfaatkan oleh pasukan Kodim 0805 ngawi untuk turun di lumpur demi terwujudnya target Swasembada pangan Nasional .

Masuknya musim tanam padi di Kabupaten Ngawi tahun ini mulai di manfaatkan oleh semua elemen masyarakat untuk kembali menanam padi. Meski musim tanam terhitung molor yang di sebabkan oleh faktor cuaca, namun dalam musim tanam yang bertepatan dengan adanya musim hujan membuat petani di Kabupaten Ngawi kembali memilih untuk menanam padi.

Hal tersebut otomatis membuat sektor swasembada pangan di Kabupaten Ngawi di perkirakan akan meningkat jika di bandingkan dengan musim tanam sebelumnya.Namun demikian, beberapa faktor di musim penghujan ini juga mengancam kelangsungan bagi tanaman padi, salah satunya ancaman bagi hama tanaman.

Kodim 0805 Ngawi yang kini juga di tunjuk untuk kembali menyukseskan swasembada pangan langsung merespon adanya ancaman tersebut. Salah satunya menggelar tanam padi secara serentak, yang berada di areal persawahan Ds.Gempol Kec.Karangjati Ngawi.

Kepala staff Kodim 0805 Ngawi Mayor Infantri Ahmad Alwi menjelaskan, "dengan adanya tanam padi serempak dan pendampingan dari TNI maka petani di harapkan petani lebih semangat ,dana  percepatanjuga akan turun,guna untuk mempercepat dan mendukung percepatan tanam.asuransi pertanian juga sudah menjadi kebijakan pemerintah untuk mengatasi  atau mengamankan kerugian yang mungkin bisa saja dialami petani” jelasnya.

Marsudi-Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi menambahkan,"tanaman serempak bertujuan untuk mengejar target  tanam tahun 2015 yaitu 130.000 ha dan tanam serempak maka bisa mengurangi penyerangan hama,tanam  padi serempak serempak hari ini di wilayah kabupaten ngawi mencapai 40.000ha dan untuk dana terkait swasembada pangan proses pencairannya langsung ke gapoktan ,maka dari itu pertanggung jawaban secara fisik  dan administrasi supaya benar-benar  dipertanggung jawabkan”imbuhnya


Sementara Suharto ketua Gapotan tani bahagia desa Gempol menuturkan,kami ucapkan terima kasih kepada  dinas pertanian dan TNI yang selama ini telah mendukung giat percepatan tanam khususnya di desa Gempol.program program pemerintah sangat membantu petani terutama asuransi pertanian kami mohon bisa di tingkatkan dan untuk meningkatkan produktifitas pertanian kami mohon bantuan sarana 1 unit sumur P2AT.tuturnya*(nur)-adv

No comments:

Post a Comment

Search