![]() |
| foto: Lokasi ke 4 korban tenggelam |
Insiden maut ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati ketika mengajak anak-anak kecil bermain-main di kawasan lubang bekas galin C. Jika tidak, petaka bakal menimpa. Seperti yang menimpa empat bocah SD (sekolah dasar) setempat tewas tenggelam di lubang bekas galian C, Sabtu (12/12).
Mereka adalah Devi, Anggi Harianti, Eva, dan Nana Seluruhnya merupakan
siswi kelas empat sekolah SDN Sukorejo I Kecamatan Perak.
Insiden maut tersebut berawal saat pihak sekolah menggelar kegiatan
outbond pengenalan pengijauan di lokasi bekas galian atau kuari. Sekitar 60
siswa dari kelas empat hingga enam mengikuti kegiatan itu. Entah lokasinya yang
cukup lapang dan menarik, seluruh siswa diajak ke bekas galian tanah uruk yang
berlokasi di Desa Plosogenuk dengan berjalan kaki. Kegiatan itu dikawal oleh
empat orang guru. Yakni, tiga guru wanita dan satu pria.
Saat berada di lokasi kejadian, sejumlah pelajar justru bermain air di
kubangan tersebut. Padahal bekas galian itu penuh dengan air. Kedalamannya
lebih dari tiga meter. Namun, nahas dialami keempat bocah tersebut tidak juga
muncul kepermukaan. Mungkin saja, karena terlalu ke tengah saat bermain di
kubangan air, mereka malah tenggelam. Sontak, keempat guru pun panik dan
berusaha menolong. Sayang, meski berhasil diangkat dari kubangan air, keempat
korban sudah meninggal. “Korban meninggal jumlahnya empat orang. Seluruhnya
kelas empat SDN Sukorejo. Saat ini seluruh korban dilarikan ke RSUD Jombang,”
ujar AKP Mujiono, Kapolsek saat berada di lokasi.
Sementara itu, Polres Jombang langsung melakukan penyelidikan terkait
tewasnya empat bocah pelajar SDN Sukorejo Kecamatan Perak. Sebagai awalan,
proses penyelidikan tersebut dilakukan oleh Polsek Perak. Selain itu, lokasi
bekas galian C di Desa Plosogeneng, Kecamatan Perak yang menjadi lokasi
meninggalnya empat bocah tersebut sudah dipasangi garis polisi atau police
line. “Saat ini proses penyelidikan ditangani oleh Polsek Perak. Jika ditemukan
unsur pidana, maka akan dilimpahkan ke Polres Jombang,” ujar Kasatreskrim Polres
Jombang AKP Wahyu Hidayat, didampingi Kasubbag Humas Polres Jombang, Ipda Dwi
Retno Suharti. (hum-res/LR)

No comments:
Post a Comment