Koran Republik News

Thursday, December 17, 2015

4 Bocah SD Tewas Tenggelam Di Lubang Bekas Galian C

foto: Lokasi ke 4 korban tenggelam
JOMBANG-LR
Insiden maut ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati ketika mengajak anak-anak kecil bermain-main di kawasan lubang bekas galin C. Jika tidak, petaka bakal menimpa. Seperti yang menimpa empat bocah SD (sekolah dasar) setempat tewas tenggelam di lubang bekas galian C, Sabtu (12/12).
Mereka adalah Devi, Anggi Harianti, Eva, dan Nana Seluruhnya merupakan siswi kelas empat sekolah SDN Sukorejo I Kecamatan Perak.

Insiden maut tersebut berawal saat pihak sekolah menggelar kegiatan outbond pengenalan pengijauan di lokasi bekas galian atau kuari. Sekitar 60 siswa dari kelas empat hingga enam mengikuti kegiatan itu. Entah lokasinya yang cukup lapang dan menarik, seluruh siswa diajak ke bekas galian tanah uruk yang berlokasi di Desa Plosogenuk dengan berjalan kaki. Kegiatan itu dikawal oleh empat orang guru. Yakni, tiga guru wanita dan satu pria.

Saat berada di lokasi kejadian, sejumlah pelajar justru bermain air di kubangan tersebut. Padahal bekas galian itu penuh dengan air. Kedalamannya lebih dari tiga meter. Namun, nahas dialami keempat bocah tersebut tidak juga muncul kepermukaan. Mungkin saja, karena terlalu ke tengah saat bermain di kubangan air, mereka malah tenggelam. Sontak, keempat guru pun panik dan berusaha menolong. Sayang, meski berhasil diangkat dari kubangan air, keempat korban sudah meninggal. “Korban meninggal jumlahnya empat orang. Seluruhnya kelas empat SDN Sukorejo. Saat ini seluruh korban dilarikan ke RSUD Jombang,” ujar AKP Mujiono, Kapolsek saat berada di lokasi.

Sementara itu, Polres Jombang langsung melakukan penyelidikan terkait tewasnya empat bocah pelajar SDN Sukorejo Kecamatan Perak. Sebagai awalan, proses penyelidikan tersebut dilakukan oleh Polsek Perak. Selain itu, lokasi bekas galian C di Desa Plosogeneng, Kecamatan Perak yang menjadi lokasi meninggalnya empat bocah tersebut sudah dipasangi garis polisi atau police line. “Saat ini proses penyelidikan ditangani oleh Polsek Perak. Jika ditemukan unsur pidana, maka akan dilimpahkan ke Polres Jombang,” ujar Kasatreskrim Polres Jombang AKP Wahyu Hidayat, didampingi Kasubbag Humas Polres Jombang, Ipda Dwi Retno Suharti. (hum-res/LR)

No comments:

Post a Comment

Search