Koran Republik News

Sunday, November 15, 2015

Polri Dan TNI,Siap Amankan PILKADA Mojokerto 2015

Mojokerto_Lintas Republik

Lebih Dari 2.000 Personel Gabungan Polri Dan TNI,Siap Amankan PILKADA Mojokerto
Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mojokerto, 9 Desember 2015. Ribuan aparat gabungan tersebut disiagakan untuk mengantisipasi kerusuhan seperti yang terjadi pada Pilkada Kabupaten Mojokerto lima tahun lalu.

Pengamanan tersebut tidak hanya melibatkan jajaran aparat keamanan dan pemerintahan di Kabupaten Mojokerto saja tapi juga aparat keamanan dari Kota Mojokerto. Yakni Polres Mojokerto Kota, Kodim 0815 Mojokerto Ada sebanyak 37 peleton gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan Dishubkominfo yang dilibatkan,.”Ditambah dari pasukan di luar personil organik antara lain dari Brimob Polda Jatim dan Batalyon Kavaleri (Yonkav) 3/Tank Malang,

Aparat tak ingin kerusuhan pilkada tahun 2010 terulang. Saat itu terjadi pembakaran puluhan mobil dinas pemerintah oleh massa pendukung calon yang tidak lolos. “Selain siaga di sejumlah obyek vital terutama KPU, kami juga ada yang patroli ke tempat-tempat rawan,” katanya.
Pengumuman pencoretan itu dijaga ketat aparat kepolisian. Kepolisian dibantu TNI menjaga ketat akses pintu masuk ke kantor KPU Mojokerto yang berada di Jalan R.A. Basoeni, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. “Kami siap mengamankan dan sejak hari ini aparat Polri dan TNI siaga satu,” kata Kepala Kepolisian Resor Mojokerto Ajun Komisaris Besar Budhi Herdi Susianto. Aparat menyiagakan lebih dari 2.000 personel gabungan Polri dan TNI.

Kepolisian dan TNI masih siaga 1 setelah KPU mengumumkan pencoretan pasangan Nisa-Syah. Bahkan kepolisian menambah pasukan Brimob Kepolisian Daerah Jawa Timur sebanyak satu satuan setingkat kompi (SSK). “Hari ini kami dapat tambahan Brimob lagi satu SSK,” ucap Kepala Kepolisian Resor Mojokerto Ajun Komisaris Besar Budhi Herdi Susianto.

Tempat yang menjadi prioritas utama pengamanan, menurut Budhi adalah kantor KPU Kabupaten Mojokerto di Jalan RA Basoeni. Hal itu menyusul akan adanya aksi unjuk rasa massa pendukung paslon nomor urut 1, Choirun Nisa-Arifudinsjah (Nisa-Syah) ke kantor penyelenggara pemilu itu, Minggu (15/11).

Tak hanya pasukan Brimob dan TNI, sejumlah kendaraan taktis milik polisi disiagakan di kantor KPU Kabupaten Mojokerto. Antara lain, mobil water canon, mobil security barrier (pagar berduri), kendaraan taktis Barracuda, hingga anjing pembubar massa (K9).

Total ada sekitar 2.700 personel Polri dan TNI yang disiagakan dalam pilkada Kabupaten Mojokerto, baik personel di Kabupaten maupun Kota Mojokerto. “Selain pasukan organik, pengamanan juga melibatkan bantuan dari Brimob Polda Jawa Timur dan Batalyon Kavaleri 3 Malang,” ujar Budhi.*(sm)

No comments:

Post a Comment

Search