Koran Republik News

Saturday, November 14, 2015

Minat Beli di Magetan Turun, Penjual Akik Banting Harga

Agus menunjukan sejumlah akik
daganganya yang mulai sepi 
Magetan_LintasRepublik
Penjualan batu akik di Magetan, Jawa Timur menurun dratis bila dibandingkan beberapa bulan lalu. Bahkan saat ini sejumlah perajin terpaksa ada yang meninggalkan usahanya.Awal tahun 2014 lalu harga batu akik sangat melambung tinggi, harga bisa mencapai jutaan bahkan sampai menembus miliran rupiah.
Seperti yang dialami Agus, penjual sekaligus perajin batu akik. Warga Kelurahan Kebonagung, RT 2/ 2, Kecamatan Magetan itu mengaku dalam dua bulan terakhir ini mengalami penurunan omset yang luar biasa.“Waktu masih ramai-ramainya dulu sehari akik bisa laku 10 biji sampai 15 biji, rata-rata ya 10 biji, tapi sekarang sehari hanya mampu laku satu biji, bahkan tidak sama sekali” ujar pria yang kerap disapa Agus Bro saat ditemui awak media di kawasan Pasar Baru Magetan.Rabu,(11/11/2015).
Bahkan penjualan yang lesu itu memaksanya harus “memecah celengan” untuk memenuhi kebutuhan hidup. “Dalam satu minggu sering sama sekali akik saya tidak laku, terpaksa mengambil uang tabungan. Mau kerja apalagi, yang jelas omset jualan akik turun dratis,” tuturnya dengan nada memelas.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Beni Cong, akik yang dijual juga mengalami penurunan dratis, bahkan semakin tidak sesuai lagi dengan pengeluaran yang harus ditanggungnya. “Sebelum jualan akik dulu saya jualan kembang dan ikan, tapi karena sudah tidak musim lagi saya pindah ke batu akik” terangnya.Mengingat akik sudah tidak ramai seperti dulu, Beni Cong berencana akan menunggu musim selanjutnya,”Yah ditunggu saja, nanti musimnya apa,”pungkas Beni Cong yang juga warga Kebonagung itu.
Agus Bro kemudian menambahi, jika dua bulan yang lalu harga akik jenis calsedon dan bacan tembus di kisaran Rp 200 ribu sampai Rp 500 ribu, namun karena pembeli semakin sepi, Agus hanya mampu menjual perbiji seharga Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu. “Kami jual segitu karena sudah jarang ada yang beli,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu penghoby akik yang sempat ditemui awak media yakni Ratno warga Maospati, Magetan, mengaku tidak membeli akik lagi dikarenakan tidak ada model terbaru. “La piye, neh to mas, mau beli tapi model dan bentuknya gitu-gitu aja, seumpama ada model terbaru dan baru muncul mungkin saya akan beli” akunya.“Saat ini saya sudah punya batu akik jenis calsadon putih dan bacan, kedua akik ini saya beli satu tahun yang lalu masing-masing seharga Rp 300 ribu ,” paparnya.(and/LR)

No comments:

Post a Comment

Search