Koran Republik News

Wednesday, November 18, 2015

Disdik Malang Kota Resmi Menarik 13 Ribu Buku LKS Berisi Kalimat Pelacur

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Malang  resmi menarik sekitar 13 ribu buku Lembar Kerja Siswa (LKS) kelas 5 SD/MI Semester 5
ZubaidahKadisdik Kota Malang
Malang_LR
Senin (16/11).setelah dtemukan kalimat pelacur di dalam buku tersebut.Kadisdik Kota Malang-Zubaidah berjanji segera merevisi buku dan akan membagikan kembali buku yang telah direvisi pada minggu ini. Sejumlah sekolah di Malang telah melakukan revisi sendiri, di antaranya dengan kalimat kata pelacur dengan kalimat yang lain.

Buku yang disusun Kelompok Kerja Guru (KKG) itu dikeluarkan untuk bahan ajar tematik. Pada halaman 34 ditemukan kalimat untuk menggambarkan jenis pekerjaan yang bisa dilakukan ibu rumah tangga yang menjadi orang tua tunggal.

Menurutnya Kepala Dinas telah memanggil tim penyusun buku untuk dimintai keterangan tentang munculnya kalimat pelacur di buku untuk kelas 5 SD itu. "Tim sudah kami panggil dan ternyata memang benar dan buku langsung ditarik. Buku itu harusnya masih diajarkan minggu ini, belum diberikan kepada guru dan siswa,” Ungkap” Zubaidah.

Kasus tersebut menurutnya sudah didengar Menteri Pendidikan dan Kebudayan RI. Dalam percakapan di salah satu grup whatsapp, menteri memberikan motivasi bagi pendidik dalam merespon hal itu dan memberi motivasi sambil menunjukkan postingan Menteri Anies dalam salah satu grup whatsapp di telepon selular miliknya.

Kadisdik mengatakan buku tersebut terbit setelah melalui proses editing dari tim penyusun. Saat ini, pihaknya sedang mencari tahu di mana letak kecerobohan itu muncul.   “Sudah melalui pemeriksaan, namanya manusia tak ada yang sempurna. Makanya penanganan ini dipentingkan dilakukan dengan hati. Jika masih ditemukan silahkan laporkan ke dinas,” katanya.

Sementara sejumlah wali siswa mengaku anak mereka masih menyimpan buku itu. Salah satu wali siswa menyebut buku milik anaknya hanya ditindas tipex dan diganti dengan kata pembantu rumah tangga. Wali siswa yang lain juga menyebut anaknya masih menyimpan buku tersebut hingga hari ini. (Probo).


No comments:

Post a Comment

Search