Koran Republik News

Thursday, June 25, 2015

Proyek JITUT Desa Mlokolegi Terkesan Asal-Asalan

foto: anggota team LR
Nganjuk-LintasRepublik
Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani(JITUT) merupakan kegiatan dari bidang sarana prasarana Dinas Pertanian tanaman pangan yang bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan air terutama pada musim kemarau,mengefisienkan penyediaan air irigasi,tingkat usaha tani serta meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pangan dan hortikultura dengan adanya kegiatan pembangunan Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JITUT).

Faktanya sangat jauh dari harapan dan masih berkutat dari persoalan klasik yakni masalah ketidak beresan pelaksanaaan program itu sendiri,kondisi ini sangat miris,program pertanian yang seharusnya menjadi pendorong kesejahteraan petani malah sebaliknya pembangunan Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JITUT),yang jauh dari harapan dan terkesan asal-asalan pembangunannya.

Seperti halnya  Program Jitut desa Mlokolegi Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk sangatlah menyedihkan dan tidak sesuai dengan RAB dan menyimpang dari juklak/juknis yang ada. Hal ini di buktikan ketika anggota team Lintas Republik terjun langsung lapangan untuk melihat lokasi.

Saat di lapangan team melihat adanya beberapa penyimpangan seperti untuk pembuatan cor plat beton tidak memakai batu pecah kali untuk campuran pada saat pengecoran,anggota lintas republik berusaha konfirmasi kepada Jogotirto selaku ketua Hippa yang mendapatkan program jitut melalui hand phone. Menurut keterangan Ketua Hippa  bahwa pengerjaan itu semua sudah sesuai dengan RAB dan juklak/juknis yang ada kalau gak percaya coba langsung tanya kepada Dinas Pertanian Nganjuk, dan pada saat ditanya mengenai batu pecah jogo tirto tidak menjawab dan hand phone langsung putus,

Mendapat jawaban yang masih kurang sesuai dengan kenyataan di lapangan,team mencoba konfirmasi kepada Uptd Kecamatan Baron,karena  kepala Uptd susah ditemui karena ada kegiatan diluar,dengan melalui hand phone Kepala Uptd juga mengatakan itu sudah sesuai RAB, sebetulnya team ingin konfirmasi lebih lanjut terkait program jitut dikantor Uptd Baron karena Kepala Uptd susah ditemui karena jarang sekali masuk kantor dengan alasan selalu ada kegiatan diluar atau takut penyimpanganya akan terbongkar., ????(sn/LR) bersambung,,,,,,,

No comments:

Post a Comment

Search