Koran Republik News

Friday, June 26, 2015

Pengusaha Tetes Di duga Tak Berizin, Tetap Beroperasi...!!!

Nganjuk – LintasRepublik
Padahal masih banyak Pengusaha Tetes jenis Amina yang masih beroperasi tanpa legalitas yang jelas seperti di Desa Ngronggot Kabupaten Nganjuk yang diakui masih ada yang tak memiliki izin namun masih buka tanpa ada penertiban dari pemerintah daerah setempat. Operasi yang dilakukan cukup rapi dan tergolong sudah Profesional,waktu wartawan investigasi ditemui langsung pengusaha tetes Wachid dirumahnya jam 19.00 Wib. 

Ada  dugaan kuat bahwa tetes itu dibeli dari mobil tangki yang sengaja oleh sopir tangki dijual kepada penadah,,menurut informasi yang didapat dari warga sekitar tgl 3juni 2015 memang benar adanya penimbunan tetes kalau musim panen tebu karena sering dijumpai mobil tangki keluar masuk di daerah sekitar penimbunan.

Ada dugaan kuat bahwa tetes itu dibeli dari mobil tangki yang sengaja oleh sopir tangki dijual kepada penadah,,menurut informasi yang didapat dari warga sekitar tgl 3juni 2015 memang benar adanya penimbunan tetes kalau musim panen tebu karena sering dijumpai mobil tangki keluar masuk di daerah sekitar penimbunan. Sedikit perbincangan hangat dirumah Sdr Wachid,kedatangan teman-teman wartawan dikira melaporkan usaha yang digeluti bertahun-tahun,"mas kalau sampean kesini ada keperluan apa yang berhak mengambil kebijakan kan anggota setempat,mana surat tugas anda kapasitas wartawan itu apa kalau memang ada Penyimpangan itu tugas Polisi,bahkan setiap hari Polisi Patroli lewat depan rumah juga gak ada masalah,perlu mas ketahui saya punya sdr yang sudah lama di wartawan dan itupun tidak seperti ini,kalau pun saya gak punya izin coba buktikan,perlu anda ketahui saya sudah punya Standarisasi SNI bisa dibilang standart Nasional,silahkan kalau memang anda mau melaporkan,”bebernya dirumahnya dengan suara menantang.
Ditempat terpisah Kapolsek yang baru menjabat Iptu Gede waktu dikonfirmasi via telp belum menahu masalah tetes itu,kalau pun ada penyimpangan kita akan tindak sesuai Hukum mas,saya juga trimakasih atas informasi ini,anggota kita juga terbatas,kita akan tindak Oknum Pengusaha tetes itu.”Tandasnya dengan serius.
Hal senada juga di keluh-kesahkan seorang warga Somad(samaran,red) mengaku masih banyaknya pengusaha Tetes  yang beroprasi dengan leluasa di wilayah Ngronggot  Kabupaten Nganjuk tanpa ada rasa khawatir ditertibkan. “Omzet atau pendapatan pemilik Tetes Amina(Wachid,red) memang sedikit tapi leluasa dibiarkan buka. Sehingga keuntungan besar melalui penjualan terutama Tetesnya,” katanya.
“Dinas yang menangani seperti Kantor Pelayan Perizinan Terpadu (KPPT) terkesan diskrimininatif. Mereka juga mengaku tak tahu  kenapa Pemilik Tetes Amina bisa beroperasi tanpa dilengkapi izin resmi atau mungkin Pihak Perizinan Diduga menerima fee dari Pengusaha tetes yang  tak kantongi izin jumlahnya lumayan banyak,” kritiknya.

Bahkan rumor yang berkembang, bahwa dinas terkait  setempat  diduga memeroleh jatah atau upeti dari Pengusaha tetes yang hingga kini masih aman beroperasi karena rutin memelihara petugas sehingga usahanya tetap buka hingga sekarang meski tak berizin...bersambung.(SN/LR)

No comments:

Post a Comment

Search