Koran Republik News

Friday, May 15, 2015

Polrestabes Semarang Tangkap Truk Bermuatan Miras

Kasat Narkoba Polrestabes Semarang AKBP Eko Hadi menunjukkan minuman keras jenis ciu beserta tersangka pengirimnya,

Semarang – Lintas Republik 
 Pendapatan hampir Rp 2 juta sebagai sopir truk ekspedisi dirasa Agus Daryanto (32) tak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Selama bekerja sebagai sopir truk setahun terakhir, Agus mengangkut sembilan bahan pokok seperti beras, buah dan sayur. Bawaannya berubah sejak tiga minggu lalu, setelah mendapat telepon dari seseorang untuk mengantarkan barang ke Bogor.

Barang tersebut 40 kardus besar minuman keras jenis ciu. Di tiap kardus berisi jirigen 25 liter ciu. Agus mengaku mulanya tak tahu barang apa yang harus diantar ke Bogor, Jawa Barat. Yang jelas Agus di perintah orang tersebut untuk mengangkut dan mengantar barang tersebut. Sesampainya di Bogor, barulah ia tahu isinya.
Lagipula, Agus tak mau ingin tahu barang yang diangkut ke atas truk Colt Diesel AD 1434 YE warna kuning yang dibawanya. Pasalnya, bayaran mengantar barang kali ini cukup besar, Rp 3,9 juta.
"Kalau sama uang makan sekitar Rp 4 juta lebih," kata Agus di Polrestabes Semarang, Jawa Tengah.

Pengiriman pertama berhasil tanpa ada kendala. Lantaran tergiur keuntungan besar, Agus kembali menerima orderan pengiriman minuman keras ciu dari Solo ke Bogor untuk kedua kalinya.
Kali ini Agus membawa 2.448 botol ciu dan 39 jirigen isi 25 liter. Tetapi kali ini dewi fortuna tidak berpihak pada dirinya ( alias apes ), polisi menangkap dan menyita barang bawaannya, sehari sebelum berita ini di langsir. Polisi curiga isi muatan truk Agus lalu mencegatnya di pintu tol Krapyak.


Agus dan kernetnya, Triyanto (27), tak bisa mengelak ketika polisi menggeledah isi truk. Ribuan liter ciu ini rencananya akan dibawa ke Sentul, Bogor, orang yang sebelumnya juga meminta Agus mengantar barang serupa.* kontributor Semarang,MR (Red.)

No comments:

Post a Comment

Search