
BANYUWANGI_LR
Merasa kecewa dengan perilaku orang nomor 1 di Banyuwangi itu,Beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat yang ada di Banyuwangi dan tergabung dalam LMS peduli Revolusi mental mengungkapkan kekecewaannya terkait temuan mereka tentang kebobrokan Bupati Banyuwangi saat Hearing dengan DPRD yang dilaksanakan pada hari selasa 7 April 2015 di aula gedung DPRD Banyuwangi.
Ada 3 materi yang disampaikan oleh LSM peduli Revolusi mental pada Hearing itu, namun yang paling menarik adalah ketika mereka membeberkan data Testimoni Ayu ashari yang merupakan artis papan atas Ibukota yang menyebutkan jika dirinya telah 6 bulan menjalin afair dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.
Mereka merasa kecewa dengan perilaku orang nomor 1 di Banyuwangi itu, yang dinilai telah melanggar norma susila dan bisa mencemarkan nama baik Banyuwangi yang akhir – akhir ini mulai dikenal sebagai kota yang bersih dari kemaksiatan. “langkah Bupati menutup tempat – tempat Lokalisasi beberapa waktu yang lalu ternyata hanya kedok untuk menutupi kelakuan bejatnya saja” ujar Sulaiman saba aktifis LSM gerak.
Hearing yang tak banyak dihadiri anggota Dewan karena ada kegiatan keluar kota itu berakhir dengan diserahkannya data – data hasil investigasi para aktifis LSM tersebut yang akan digunakan oleh wakil rakyat guna memutuskan langkah selanjutnya, dalam menyikapi temuan – temuan LSM tersebut.
Ditemui setelah selesai Hearing M. Yunus selaku panglima LASKAR PUTIH dan Ketua anak jalanan seluruh Banyuwangi mengatakan jika dirinya siap dengan segala resiko yang akan dihadapinya ketika memunculkan data perselingkuhan Bupati dengan artis ibukota itu, “saya tidak gentar dengan resikonya karena saya yakin kebenaran harus diungkapkan demi kebaikan Banyuwangi” tuturnya berapi – api. Masyarakat Banyuwangi harus tau seperti apa pimpinannya biar kedepan tidak salah lagi memilih sosok pemimpin, “tambah tokoh muda berpengalaman yang mempunyai selogan “BELAJAR URIP BENER” itu. (yg/RED)
Jika tuduhan ini salah berarti fitnah, jika benar berarti membuka aib orang serta ghibah. Keduanya dosa besar menurut agama apa saja.
ReplyDeletesemoga status agamanya nggak cuma ada di KTP tapi juga di jidat mereka.