Koran Republik News

Friday, May 15, 2015

Karya Anak Bangsa, Siswa SMK Malang Ciptakan Alat Anti Maling Motor

MALANG – Lintas Republik
Maraknya aksi begal dan pencurian kendaraan bermotor, terinspirasi keadaan tersebut dunia pendidikan merasa berkepentingan pula mencari solusi untuk mengantisipasi hal tersebut agar tidak berulang, dengan porsi dan kemampuan para cendekia insan pendidikan untuk menghaturkan karya - karya anak bangsa seperti yang di lakukan oleh siswa-siswi SMK Negeri 6 Kota Malang baru-baru ini menemukan solusi yang di maksud.

Para siswa Jurusan Ototronik di sekolah negeri tersebut menciptakan mesin anti begal yang diberi nama “mikrokontroler”.
Mesin ini dipasang di bawah jok motor. Sebelum mengendarai motor, pengendara harus mengaktifkannya terlebih dahulu.
Setelah mesin tersebut diaktifkan, perangkat tersebut akan membaca pergerakan kunci motor. Apabila motor dinyalakan dengan cara dipaksa atau menggunakan kunci T, klakson akan 'berteriak' dan mesin mati secara otomatis. Menurut kebiasaan yang paling sering dilakukan para maling dan begal motor menggunakan kunci T untuk mencuri motor.

Karya anak-anak SMKN 6 Malang ini dipamerkan dalam upacara Hari Pendidikan Nasional di Balai Kota Kota Malang Sabtu 2 Mei 2015 pekan lalu,
Kepala Sekolah SMKN 6 Malang, Asikhari mengatakan, mesin anti maling ini dikerjakan hanya dua minggu oleh para siswanya. Hasil uji cobanya membuat kagum Wali Kota Malang Muhammad Anton.

“Harapannya, masyarakat bisa mencegah aksi pembegalan paling tidak untuk mengurangi aksi kriminal tersebut, dan yang terpenting untuk keselamatan publik,” ujarnya beliau.*( hsb/Red. ).

No comments:

Post a Comment

Search