Koran Republik News

Tuesday, May 5, 2015

" KALI SECO MELUAP" DINAS PENGAIRAN SIAP TANGANI BANJIR KEPANJEN

Banjir kali seco

Malang,Lintas Republik
Kepanjen bukan kali pertama terjadi banjir sungai seco,warga di sekitar Kali Seco teredam air karena luapannya Sabtu (2/5) lalu. Penyebabnya sudah terjadi pendangkalan  di Sungai Seco.Pendangkalan itu, dikarenakan banyaknya sampah dan lumpur yang mengendap di sungai. Selain itu, pinggiran Sungai Seco pun banyak berdiri bangunan atau rumah warga. Akibat dari beberapa persoalan di atas, membuat volume maupun kapasitas dari sungai tersebut terus menyusut dan tidak mampu menampung kapasistas air di kala hujan.

“Sungai Seco, merupakan sungai milik Provinsi Jawa Timur, Sedangkan, kami hanya bisa mengusulkan master plan drainase supaya secepatnya dibangun oleh Pemprov Jawa timur,” ujar Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Malang, Ir Wahyu Hidayat .

Dijelaskannya, pendangkalan yang terjadi di Sungai Seco dituding menjadi penyebab banjir dan meluapnya air, ketika hujan lebat terjadi dengan intensitas yang lama. Pendangkalan itu, dikarenakan banyaknya sampah dan lumpur yang mengendap di sungai. Selain itu, pinggiran Sungai Seco pun banyak berdiri bangunan atau rumah warga. Akibat dari beberapa persoalan di atas, membuat volume maupun kapasitas dari sungai tersebut terus menyusut

Untuk solusinya, Pemkab Malang sudah membuat master plan drainase di wilayah Kepanjen dan sekitarnya. Master plan itu sudah disampaikan ke Pemprov Jatim, karena Jalan A Yani masuk dalam jalan Provinsi Jatim. Harapannya ada sinergi antara Pemprov Jatim dan Pemkab Malang untuk penanggulangan banjir yang sudah menjadi langganan setiap tahunnya.

“Selain itu, jembatan yang ada di Jalan A Yani Kepanjen dibangun terlalu rendah. Kolong jembatannya juga terlalu kecil. Sehingga, tidak mampu untuk menampung aliran air, terutama saat hujan.Bila pembangunan drainase sulid diwujudkan, maka pihaknya mempunyai cara lain untuk mengatasi permasalahan banjir tersebut. Salah satunya adalah membangun sudetan di Dusun Dawuhan, Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen.,” papar Kadin Pengairan Ir.Wahyu.

Aliran air dari Sungai Seco yang melewati desa tersebut akan dialihkan ke seberang menuju Sungai Sukun. “Untuk membuat sudetan ini, kami telah bekerjasama dengan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kabupaten Malang. Ada tanah desa yang nantinya akan dipergunakan untuk membangus sudetan ini,” paparnya.


Menurutnya, hal itu bisa mengurangi beban dari Sungai Seco, ketika hujan lebat terjadi dalam intensitas yang lama. Karena sebagian aliran air dari Sungai Seco akan dialihkan menuju Sungai Sukun. Sehingga, air tidak meluap dan terhindar dari banjir.“Bila suedetan ini nantinya berfungsi, maka rumah warga dan Jalan A Yani Kepanjen, akan terhindar dari meluapnya air tersebut,” terang mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Malang ini. Sedangkan untuk anggaran pembuatan Sudetan tersebut masih disusun bersama DCKTR Kabupaten Malang.(prob/LR).

No comments:

Post a Comment

Search