Koran Republik News

Thursday, May 7, 2015

Warga Desa Pacet Bersama Dinas Kesehatan (Puskesmas) Adakan Fogingisasi


Mojokerto,Lintas Republik
Jumat,08 mei 2015,Dalam upaya memberantas penyakit Demam Berdarah (DB),di sekitar wilayah Desa Pacet.Para Kaur Desa beserta pihak Kesehatan Yaitu Puskesmas Kecamatan Pacet mengadakan Foging,Jumat (8/5/2015),Warga desa Pacet khususnya di dusun Pacet Ledok Desa Pacet Kecamatan Pacet nampak antusias sekali mendapatkan satu Foging ini,mereka berbondong keluar rumah membantu para petugas Foging dengan menunjukkan tempat-tempat yang di sinyalir adanya nyamuk bersarang.Para petugas tanpa dikomando lagi langsung menyemprot tempat-tempat tersebut.
Dengan adanya program Desa bersama pihak kesehatan/puskesmas Pacet dengan mengadakan Fogingisasi di tengah-tengah perumahan warga Pacet Ledok dan sekitar Wilayah Desa Pacet Kecamatan Pacet Mojokerto diharapkan bisa memberantas penyakit DB yang disebabkan oleh nyamuk aedes agypti  tersebut,dan adanya Foging ini diharapkan pula bisa sering di laksanakan.
Mengingat dalam era tahun-tahun sebelumnya atau tahun ini kita mengalami musim pancaroba,dimana antara hujan dan panas silih berganti tak menentu. Tidak bersahabatnya alam ini bukan saja menuntut kita untuk siap menghadapi cuaca yang buruk tetapi juga waspada terhadap “serangan” berbagai penyakit. Salah satu penyakit yang sering menyertai musim pancaroba adalah Demam Berdarah (DB). Kota Mojokerto adalah salah satu kota di Indonesia yang belum terbebas dari wabah DB. Setiap akhir tahun kita lihat di rumah sakit-rumah sakit yang ada di Mojokerto selalu “kebanjiran” pasien DB.
Demam sangat tinggi atau tidak segera menurun demamnya,bahkan untuk sebagian korban akhirnya meniggal. Itulah keganasan nyamuk aedes agypti yang kini mewabah. Yang perlu kita renungkan,kejadian ini rutin setiap tahun terutama pada akhir tahun. Kita perlu mencatat bahwa kejadian yang terus berulang sebenarnya menggambarkan adanya ketidakefektifan strategi pemberantasan yang diterapkan.

Sebenarnya model solusi 3M dan atau AF dapat di harapkan untuk menghindari penyakit DB. Tapi model solusi ini sangat tergantung pada kesadaran aplikatif semua komponen masyarakat tehadap model 3M ini karena lebih bersifat sebagai sebuah imbauan dan – di sisi lain terutama fogingisasi – sangat mengandalkan biaya besar. Harus tersedia peralatan dan jenis obatnya yang semua itu akhirnya menunggu kucuran dana pemerintah.(red)







No comments:

Post a Comment

Search