Kalimantan Barat,LR
Satuan Kerja Perangkat Daerah
(SKPD) Bidang Perpustakaan dan Kearsipan se-Kalimantan Barat menggelar rapat
rencana kerja teknis kantor keasipan di Aula Sekertariat Daerah Kabupaten
Kapuas Hulu.
Dalam rapat yang mengangkat agenda Penguatan Lembaga Perpusatakaan
dan Kearsipan Daerah Menuju Masyarakat Kalimantan Barat Gemar Membaca dan
Tertib Arsip Pemeritahan tersebut, hadir Kepala Badan Perpustakaan dan
Kearsipan Pemerintah Propinsi Kalimantan Barat, Dr. Ignasius I, S.H., M.Si,
Bupati Kapuas Hulu, A.M. Nasir ,S.H., Asisten III Sekretariat Daerah Kapuas
Hulu, M.Yusuf, juga Kepala Badan dan Kantor Perpustakaan dan Kearsipan se-
Kalimantan Barat. Rencana kerja tersebut dilakukan selama dua hari.
Pada kesempatan itu, Kepala Badan
Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Barat, Dr. Ignasius I, S.H., M.Si
mengatakan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah, ada beberapa urusan wajib yang ditekankan, salah satunya
terkait dengan pendirian perpustakaan dan kearsipan. Peran perpustakaan dan
kearsipan itu sendiri sangat krusial, baik sebagai taman baca, penyimpan arsip
kuno, arsip statis organisasi kemasyarakatan dan politik, perlindungan arsip
arkibat bencana pemekaran Kecamatan atau pun arsip yang bersifat tetutup.
“Karena disini masih belum ada, Saya berharap mudah-mudahan kantor perpustakaan
dan kearsipan bisa dibentuk di Kapuas Hulu,” tuturnya.
Sesuai amanat Undang-Undang
Pemerintah Daerah tersebut, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu wajib
membentuk Lembaga Kearsipan di Kabupaten dan Kota. Arsip yang dikelola oleh
struktur perpustakan yang baik tentu mendukung memperlancar keperluan lembaga
pemerintahan, hingga pelayanan publik atau penyelesaian sengketa terkait
keasipan daerah.
Perlu diketahui, lanjutnya,
perpustakaan adalah pusat informasi dan pengetahuan, baik dalam media berupa
koran, majalah dan sebagainya. Dewasa ini pusat informasi sangat penting di
lingkungan lembaga dan lainnya. "Perpustakaan juga adalah penghubung
masyarakat dengan info yang diinginkan. Perpustakaan melayani masyarakat agar
kaya akan informasi dan wawasan, sebagaimana amanat Undang-Undang 1945,"
tegasnya.
Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu
mengatakan, saat ini perpustakaan dan kearsipan di Kapuas Hulu masih dibawah
Kepala Sub Bagian Humas Sekretariat Daerah Kapuas Hulu. Hal tersebut karena
dalam pembentukan struktur organisasi di tahun-tahun sebelumnya ada aturan
tertentu yang menjadi acuan. Dulunya ada Peraturan Daerah yang mengatur hanya
boleh 18 SKPD saja. Dari itu sebelumnya ada 2 SKPD yang di-liquidasi. “Masalah
struktur organisasi pemerintah tidak bisa gampang membentuknya. Perpustakaan
sekarang ini saya lihat posisinya sangat strategis. Terutama berkaitan dengan
arsip, karena hal itu sangat penting untuk mengejar opini Wajar Tanpa
Pengecualian, pasalnya Kapuas Hulu sering tersandung dengan masalah aset yang
dokumennya tidak jelas”.
Bupati Kapuas Hulu pun
mengungkapkan, saat ini mungkin belum ada masalah terkait arsip di Kapuas Hulu,
tapi kalau timbul di tahun-tahun kedepan, tentu jadi masalah karena tidak ada
struktur pemerintahan khusus yang menangganinya. Oleh sebab itu, Bagian
Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Daerah Kapuas Hulu harus mengkaji
pendirian Kantor Perustakaan Dan Kearsipan untuk tahun 2016 nanti, perpustakaan
harus jadi prioritas. "Saya lihat perpustakaan dan arsip mesti ada kantor
sendiri, tidak dibawah humas".
Kalau pun dihadirkan bangunan
sendiri untuk Kantor Perpustakaan Dan Kearsipan, hendaknya bangunan yang
terstandar. Karena terkait arsip ada juga yang merupakan rahasia negara, yang
perlu dijaga secara ekstra. "Mudah-mudahan kemampuan keuangan Kapuas Hulu
bisa membangun kantor untuk perpustakaan dan kearsipan kedepannya,"
ujarnya.
Sehubungan dengan langkah Kalimantan
Barat Membaca yang dilaunching oleh Gubernur Kalimantan Barat,
Drs. Cornelis, M.H, pasti akan terus didukung oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas
Hulu. Salah satunya melalui penyebaran jaringan bahan bacaan yang berkualitas.
"Kapuas Hulu bahkan sudah berkerja sama dengan Badan Pengkajian Penerapan
Dan Teknologi untuk mendukung kemudahan membaca masyarakat melalui media
informatika. Ini salah satu terobosan yang kami upayakan untuk membuka
cakrawala berpikir masyarakat Kapuas Hulu," tutup Bupati Kapuas Hulu. (Anong)

No comments:
Post a Comment