Tari Sekar
Pace Semarakkan
Hari Jadi Pacitan ke 270
PACITAN,Lintas Republik
Salah satu yang cukup menarik dan
menyita perhatian dalam puncak Hari Jadi Pacitan (Hajatan) ke 270 adalah
tampilnya salah satu tarian garapan dari Pradapa Loka Bhakti, Pringkuku.
Tari
yang kemudian disebut tari sekar Pace tersebut merupakan tarian anyar yang
dipersembahkan khusus memperingati HUT Pacitan, Kamis (19/2/2015) siang.
Menurut
Deasylina da Ary, salah satu penggagas tari sekar pace, tarian ini memang
khusus untuk peringatan HUT Pacitan kali ini, dan ditarikan oleh 13 penari yang
memiliki makna khusus.
“13
penari putri tersebut simbolisasi dari menghilangkan sengkolo 13, kemudian
diciptakan pada tahun 2013,” kata perempuan yang sedang menyelesaikan program
doktoralnya itu.
Dikatakan
Deasy, dalam tari yang mengusung seniman Agung Gunawan sebagai koreografer ini
merupakan tari yang proses garapannya terinspirasi oleh dua budaya, yakni DI
Yogyakarta dan Pacitan.”Masih on progress dalam penyempurnaannya mas,”
pungkasnya.
Sebagaimana
diketahui, dalam puncak perayaan HUT Pacitan tersebut, 13 penari perempuan
melenggak – lenggok di depan para tamu undangan dan pejabat Pemkab dengan
menari Sekar Pace. Selain sekar Pace, dalam puncak HUT kali ini juga tampil
seni tari andalan Pacitan, Pacitan Bumi Kaloka.(Yuan/LR)

No comments:
Post a Comment